Tuesday, December 20, 2005

 

What is Feng Shui?

What is Feng Shui?
By Akino W. Azzaro
Secara hurufiah feng berarti angin dan shui berarti air. Pengertian yang lebih dalam menunjukkan arah (angin) dan lokasi yang menguntungkan (air ). Pemilihan lokasi dan arah yang tepat dipercaya akan memberikan keuntungan. Sementara salah memilih lokasi dan arah akan membawa kehancuran. Mengapa demikian? Energi yang diberikan oleh lokasi dan arah akan mempengaruhi keseimbangan energi didalam tubuh manusia. Energi yang seimbang secara fisik dan mental akan memaksimalkan segala usaha manusia.
Penelitian empiris ilmu modern seperti architecture dan psikologi lingkungan menunjukkan bahwa lingkungan fisik berpengaruh terhadap behavior, cognitive, affective manusia. Sebatang pohon yang diletakkan pada posisi yang tepat dapat meningkatkan kreatifitas karyawan. Fountain yang diletakkan pada ruang publik dapat meningkatkan sense-of-place dan produktifitas kerja. Dalam marketing/ilmu prilaku konsumen telah terbukti: lingkungan fisik atau yang disebut juga servicescape berpengaruh terhadap response emosi konsumen...
Bukti -bukti penelitian di jaman modern ini membuat fengshui seperti halnya ilmu pengobatan chinese (acupuncture) telah diterima di dunia barat untuk mengatasi persoalan hidup manusia yang belum dapat dipecahkan. Apa itu? Mengapa ada orang yang lebih berhasil? Padahal semua variabel lain seperti pendidikan, pekerjaan, umur, tekad, usaha, planning hampir sama. Pendekatan "motivasi" atau "financial intelligence" hanya membantu pada sisi kapabilitas manusia. Kenyataannya persoalan hidup manusia lebih dari itu! Kesempatan dan peluang, kualitas pengambilan keputusan, dan event -event tak terduga lebih sering menjadi penyebab "sukses atau hancurnya" kehidupan umat manusia. Motivasi dan financial intelligence tanpa ada kesempatan adalah omong kosong! Begitupula jika ada kesempatan tanpa ada visi yang tajam juga adalah kesia-siaan, kesempatan baik dapat dilihat buruk, sementara kesempatan buruk dilihat baik.
Science modern membuktikan, manusia lebih sering mengambil keputusan bukan dengan rasio melainkan dengan rule (pengalaman, trend, tanda-tanda) dan emosi. Bagaimana kualitas keputusan yang didasarkan oleh kedua hal tersebut? Selalu tepat? Oleh karena itu stabilitas dan keseimbangan energi dalam tubuh manusia akan memegang peranan penting untuk menghindari bias dan kesalahan pengambilan keputusan. Fengshui adalah salah satu peninggalan tiongkok kuno yang berusia 3000 tahun, yang telah lulus ujian keras dari peradabannya, dapat membantu manusia meningkatkan energi tubuh secara maksimal. Dengan kualitas energi yang baik diharapkan manusia dapat mengambil keputusan-keputusan secara tepat, memiliki visi dan mampu menjalankan visi tersebut, dapat menghindari kesalahan proses berpikir, meningkatkan kesehatan, kebahagiaan dan pemenuhan hidup. Keyword dari fengshui adalah keseimbangan energi antara lingkungan fisik dan manusia.
Sebagai penutup kami menyajikan percakapan antara Kaisar Kuning (Arsitek Tembok China) dengan dokter kerajaan Qi Bo mengenai kesehatan manusia. Kaisar bertanya, "Saya dengar orang pada jaman dulu dapat hidup ratusan tahun tanpa menunjukkan tanda ketuaan. Sekarang orang kelihatan tua pada usia 50 tahun. Apakah ini karena jaman telah berubah atau manusia tidak mengikuti jalan bijak dalam mempertahankan kesehatan?" Jawab Qi Bo, "Manusia pada jaman dulu sadar dengan cara untuk mempertahankan kesehatan. Dengan mengikuti aturan Yin dan Yang. Mereka makan dan minum secukupnya. Jadwal kerja dan istirahat yang seimbang. Oleh karena itu jiwa dan raga mereka sehat, mereka hidup untuk hari tua. Manusia pada sekarang ini berbeda. Tidak ada keseimbangan antara bekerja dan istirahat. Mereka minum dan makan berlebihan. Melakukan hubungan sex pada saat kelelahan. Seringkali mereka menggunakan energi secara berkelebihan untuk mendapat kenikmatan sesaat. Oleh karena itu mereka tua pada usia lima puluh tahun".

Comments: Post a Comment



<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?